Assalamu'alaikum
Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan
kita pada tulisan ini. Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada
suri tauladan kita Nabi besar Muhammad Saw. Salam hangat selalu tercurah untuk
sahabat-sahabat yang sedang membaca tulisan ini. Semoga kita selalu diberi
kekuatan serta perlindungan dari Allah Swt. ditengah wabah coronavirus disease
2019 (Covid-19). Dan semoga wabah ini segera berakhir sehingga aktivitas
sehari-hari dan juga ibadah kita bisa kembali kita kerjakan dengan sebagaimana
mestinya tanpa ada halangan suatu apapun.
Hal yang mungkin tak dirasa, ya seperti judul pada tulisan
ini, mungkin diantara kita semua ada yang tak merasa bahwa saat ini (kamis,26 Maret
2020) sudah memasuki bulan Sya’ban. Mungkin kita terlalu sibuk dengan corona,
sibuk dengan rupiah yang semakin turun nilainya, sibuk dengan tugas/pekerjaan
yang menumpuk dirumah karena saat ini hampir seluruh aktivitas kita di Indonesia
dialihkan ke metode daring (dalam jaringan), ataupun sibuk dengan hal-hal yang
lain sehingga kita tak merasa bahwa sebulan lagi kita akan menjumpai bulan yang
istimewa, bulan yang sangat luar biasa bagi umat islam yaitu bulan Ramadhan.
Satu bulan bukanlah waktu yang lama, mungkin terasa lama
ketika kita sedang menunggu gajian atau menunggu panggilan kerja. Tetapi waktu
satu bulan akan terasa cepat apabila kita mengingat harus membayar tagihan
listrik, air, jaminan kesehatan, atau kreditan kendaraan. Mungkin selalu
terlintas di hati, “wah seminggu lagi bayar tagihan ini, itu, dan lain
sebagainya”. Nah di waktu satu bulan ini pasti akan terasa singkat juga bagi
kita yang mempunyai hutang puasa pada ramadhan sebelumnya. Kita tentu tidak mau
melewatkannya bukan?. Seperti kita ketahui bahwa puasa ramadhan itu hukum nya
Fardhu ‘Ain (wajib bagi setiap individu) apabila kita melewatkannya, berarti
kita wajib meng-qadha nya di hari yang lain. Seperti yang telah termuat
dalam Qs. Al-Baqarah ayat 184 yang artinya :
“Barangsiapa
diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka
(wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari
yang lain.” (QS.
Al-Baqarah: 184)
Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga
bermanfaat. Mari kita manfaatkan waktu satu bulan ini dengan semaksimal mungkin
untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang mana merupakan bulan yang
sangat istimewa bagi kita semua, semoga yang mempunyai hutang puasa ramadhan
yang lalu bisa terbayar sebelum ramadhan yang akan datang tiba.
Terimakasih, akhiru kalam wassalamu’alaikum
Wr. wb
Admin : Nur Hariadi
Email :nurhariadi13@gmail.com
Instagram :https://www.instagram.com/nhrd_9/
Alhamdulillah, ilmu yg sangat bermanfaat, semoga mendapatkan berkah dari kajian ini, terima kasih bnyak mas 🙏🙏
BalasHapus