Kamis, 26 Maret 2020

Hal Yang Mungkin Tak Dirasa

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita pada tulisan ini. Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada suri tauladan kita Nabi besar Muhammad Saw.  Salam hangat selalu tercurah untuk sahabat-sahabat yang sedang membaca tulisan ini. Semoga kita selalu diberi kekuatan serta perlindungan dari Allah Swt. ditengah wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). Dan semoga wabah ini segera berakhir sehingga aktivitas sehari-hari dan juga ibadah kita bisa kembali kita kerjakan dengan sebagaimana mestinya tanpa ada halangan suatu apapun.
Hal yang mungkin tak dirasa, ya seperti judul pada tulisan ini, mungkin diantara kita semua ada yang tak merasa bahwa saat ini (kamis,26 Maret 2020) sudah memasuki bulan Sya’ban. Mungkin kita terlalu sibuk dengan corona, sibuk dengan rupiah yang semakin turun nilainya, sibuk dengan tugas/pekerjaan yang menumpuk dirumah karena saat ini hampir seluruh aktivitas kita di Indonesia dialihkan ke metode daring (dalam jaringan), ataupun sibuk dengan hal-hal yang lain sehingga kita tak merasa bahwa sebulan lagi kita akan menjumpai bulan yang istimewa, bulan yang sangat luar biasa bagi umat islam yaitu bulan Ramadhan.
Satu bulan bukanlah waktu yang lama, mungkin terasa lama ketika kita sedang menunggu gajian atau menunggu panggilan kerja. Tetapi waktu satu bulan akan terasa cepat apabila kita mengingat harus membayar tagihan listrik, air, jaminan kesehatan, atau kreditan kendaraan. Mungkin selalu terlintas di hati, “wah seminggu lagi bayar tagihan ini, itu, dan lain sebagainya”. Nah di waktu satu bulan ini pasti akan terasa singkat juga bagi kita yang mempunyai hutang puasa pada ramadhan sebelumnya. Kita tentu tidak mau melewatkannya bukan?. Seperti kita ketahui bahwa puasa ramadhan itu hukum nya Fardhu ‘Ain (wajib bagi setiap individu) apabila kita melewatkannya, berarti kita wajib meng-qadha nya di hari yang lain. Seperti yang telah termuat dalam Qs. Al-Baqarah ayat 184 yang artinya :
“Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 184)
Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat. Mari kita manfaatkan waktu satu bulan ini dengan semaksimal mungkin untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan  yang mana merupakan bulan yang sangat istimewa bagi kita semua, semoga yang mempunyai hutang puasa ramadhan yang lalu bisa terbayar sebelum ramadhan yang akan datang tiba.

Terimakasih, akhiru kalam wassalamu’alaikum Wr. wb

 Admin      : Nur Hariadi
Email        :nurhariadi13@gmail.com